Sejarah IPKBI




SEJARAH IPKBI



Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI) resmi didirikan pada tanggal 29 Agustus 2002 di Jakarta, sebagai organisasi profesi yang menghimpun para penguji kendaraan bermotor dari seluruh Indonesia. Organisasi ini lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya wadah yang dapat menampung aspirasi anggota, meningkatkan profesionalisme, serta mendukung penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor yang andal dan berkeselamatan, sebagai bagian dari sistem transportasi nasional.

 

IPKBI berdiri dengan semangat persatuan, independensi, dan profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral organisasi. IPKBI bersifat bebas dan non-partisan, mengutamakan pelayanan kepada anggota dan kontribusi terhadap masyarakat luas.

Dalam struktur organisasinya, IPKBI terdiri atas dua tingkat kepengurusan, yaitu:

 

· Dewan Pengurus Pusat (DPP IPKBI) yang berkedudukan di Jabodetabek dan mengoordinasikan seluruh kegiatan organisasi di tingkat nasional;


· Dewan Pengurus Daerah (DPD IPKBI) yang saat ini telah terbentuk sebanyak 27 DPD, mewakili berbagai provinsi mulai dari Aceh hingga Papua. Struktur daerah ini memastikan bahwa IPKBI hadir dan aktif di seluruh wilayah Indonesia, memberikan pelayanan, perlindungan profesi, serta pengembangan kapasitas SDM penguji secara merata.

 

Sejak berdirinya, IPKBI telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan, yang masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan organisasi. Para tokoh yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum antara lain:

 

·       Alm. H. M. Soewardjo

·       Dr. Ir. Kusnendi Soehardjo, M.T.

·       Ir. Riza Hashim

·       Dr. Ir. Djajadi Surahman, M.M.

·       Muslim Akbar, A.MA PKB., S.E., M.M.

·       Dr. Fatchuri, A.Ma PKB., S.T., MM.Tr., IPM.

·       Lulu Karsan, A.Ma PKB., S.H., M.M. (menjabat saat ini)

 

Dalam perjalanannya, IPKBI aktif menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, dalam penyusunan kebijakan, regulasi, serta sistem teknis pengujian kendaraan bermotor. IPKBI secara konsisten memberikan masukan dan rekomendasi terhadap tantangan di lapangan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia penguji, pembaruan infrastruktur dan peralatan uji, serta transformasi sistem layanan berbasis digital.


IPKBI juga menjalankan berbagai program seperti pendidikan dan pelatihan, uji kompetensi dan sertifikasi profesi, advokasi kebijakan, pengembangan sistem informasi, serta penguatan kesejahteraan anggota melalui koperasi dan lembaga lainnya. Kehadiran IPKBI di tingkat pusat dan daerah memastikan bahwa suara para penguji terdengar dan diakomodasi dalam proses pengambilan keputusan di sektor transportasi.


Dengan jejaring yang luas dan semangat kolaboratif yang kuat, IPKBI terus berkomitmen mendukung terciptanya pengujian kendaraan yang bermutu, transparan, dan berkeselamatan, sebagai bagian dari ikhtiar nasional dalam mewujudkan transportasi darat yang aman, tertib, dan berkelanjutan.